Terulang Kembali…

Rasanya bulan Ramadhan tahun lalu itu belum lama dilewati, tapi tahu-tahu kok besok sudah memasuki hari pertama puasa lagi ya? Hmmm, waktu memang berjalan dengan sangat cepat.

Bukannya mau sok alim, tapi sebetulnya aku selalu menikmati ibadah di bulan suci Ramadhan ini. Selain berusaha memperbaiki ibadah wajib, aku juga selalu berusaha memperbanyak ngaji dan sholat tahajud di bulan mulia ini (makasih ya Tuteh, udah diingetin…)

Cuma tanpa disengaja sama sekali, sepertinya ada satu ibadah/ikhtiar yang mesti aku lakukan lagi di bulan Ramadhan tahun ini yang persis sama seperti yang aku lakukan tahun lalu…

Gusti Allah, aku sebetulnya malu banget mau cerita… tapi biarkan sajalah, toh ini blogku, jadi aku bebas mau nulis apa aja disini, betul? *KH Zainuddin MZ mode on*

Jadi ceritanya tahun lalu itu, hampir tiap malam selain (berusaha) melaksanakan sholat tahajud, aku juga selalu melaksanakan sholat istikharah.

Sekedar info untuk teman-teman yang mungkin belum tahu, dalam Islam itu ada ibadah sunnah yang dinamakan sholat istikharah, dilaksanakan dua raka’at, lebih utama pada malam hari, dan dimaksudkan untuk memohon petunjuk yang terbaik dari Allah SWT atas suatu urusan yang masih membuat kita ragu untuk menentukan suatu pilihan.

Nah, khusus untuk aku, sholat istikharah itu dilaksanakan untuk memohon petunjuk dan kemantapan hati soal jodoh… (what else???) :D

Bedanya mungkin, tahun lalu petunjuk yang aku dapatkan dari melaksanakan sholat istikharah ini adalah “NO!”, sementara untuk tahun ini… semoga petunjuk yang aku dapatkan adalah “YES!”

Sejujurnya memang tahun lalu itu aku sempat kepikiran untuk menikah, dan wanita yang ketiban berkah (atau malah ketiban musibah?) itu sebetulnya adalah orang lama… alias pacar jaman dulu aku masih kuliah.

She’s still the nicest, funniest, and sexiest woman I’ve ever known… :">

Cuma karena tahun lalu itu sudah hampir memasuki tahun kelima sejak hubungan pacaran kita putus, kita sepakat untuk nggak akan pacaran lagi… tapi langsung menikah.

Nah, berhubung kita berdua orang yang sama-sama logis, kita nggak mau ambil keputusan yang gegabah. Terlepas dari segala kecocokan dan rasa sayang yang masih tetap ada, kita sendiri belum yakin apa iya sih kita memang jodoh? Makanya kemudian kita putuskan untuk sama-sama melaksanakan sholat istikharah selama bulan puasa.

Aku tahun lalu tiap selesai sholat istikharah hanya berdoa, “Ya Allah, kalau memang dia jodohku… mudahkan jalan kami untuk menuju pernikahan yang Engkau ridhoi, tapi kalau ternyata dia bukan jodohku… berikan aku kesabaran dan ganti yang lebih baik darinya.”

Jawaban itu muncul di bulan Desember 2004, sewaktu dia memutuskan untuk memilih orang lain yang juga berminat untuk melamarnya.

Sedih? Mungkin. Tapi pada saat itu aku justru bersyukur dan berharap semoga ini memang jalan yang terbaik buat dia… dan juga buat aku tentunya.

Alhamdulillah, hubungan kita pun tetap baik sampai dengan hari ini. Meskipun secara informal dia sudah dilamar dan berencana menikah tahun depan, aku masih bisa menganggap dia sebagai adik (karena dia memang lebih muda hampir tiga tahun dari aku), dan dia pun bisa menganggap aku sebagai kakaknya (karena kebetulan dia anak sulung, dan sebetulnya pengen banget punya kakak cowok…)

Sejak Desember 2004 itulah aku memang nggak mau ngoyo. Aku sadar di usia segini sudah bukan masanya memulai suatu hubungan baru tanpa ada kans untuk melangkah ke jenjang selanjutnya (pernikahan maksudnya…).

Makanya meskipun aku (beruntung) punya banyak teman dan kenalan baru yang cantik dan menarik, tapi selama feeling ini nggak main… rasanya aku segan untuk meningkatkan hubungan lebih dari sekedar teman.

Cuma hari Kamis yang lalu pas aku sedang di Jogja… untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun absen… that lost feeling is back!

Btw, feeling yang aku maksud disini bukan love lho ya… tapi lebih dari itu… mungkin semacam perasaan comfort yang sangat dalam yang susah dilukiskan dengan kata-kata, dan feeling yang seperti ini sebelumnya hanya pernah muncul dan aku rasakan sekali… ya waktu aku sedang pdkt dengan pacarku jaman kuliah itu, atau sekitar delapan tahun yang lalu! Sedangkan waktu pacaran jaman SMA dan setelah kerja, feeling ini memang nggak muncul.

Aku percaya fenomena langka ini bisa jadi pertanda baik, makanya aku mesti gerak cepat. Berhubung dia di Jogja sementara aku di Jakarta, keputusan strategis pun harus segera diambil.

Memang dia nggak tahu soal feeling ini (dan semoga dia juga nggak baca blogku), tapi aku yakin she has all the qualities that I’m looking for.

Masalah fans dan secret admirers sejak jaman dia kelas 1 SMP sampe sekarang yang jumlahnya bejibun juga bukan masalah serius menurutku, karena toh aku sudah biasa menghadapi situasi model begini sebelumnya.

Yang jelas, berhubung kita relatif seumuran… seandainya petunjuk yang aku dapatkan dari sholat istikharah kali ini adalah “YES!”, tahun depan aku mau langsung married aja deh, habis perkara!

Kalau perlu, akad nikahnya dibikin tanggal 3 Juni 2006, atau tepat enam tahun setelah aku lulus pendadaran (istilah di UGM untuk menyebut ujian skripsi) dengan hasil sangat memuaskan, sekaligus juga mendahului Jeng Vi3 yang rencananya mau married tanggal 20 Juni 2006.

Sorry ya Jeng kalo nanti akhirnya ta’ balap… ;)

Niatku sudah bulat untuk sholat istikharah lagi tahun ini, dan semoga dalam pelaksanaannya nanti bisa lebih baik dan lebih khusuk dari tahun lalu. Masalah hasilnya nanti gimana… wallahualam… mendingan aku tawakal sajalah, sambil tetap berharap semoga mendapatkan yang terbaik.

O iya, satu lagi perbedaan dengan tahun lalu, rencananya doa tiap selesai sholat istikharah tahun ini juga akan sedikit aku ubah, “Ya Allah, kalau memang dia jodohku… mudahkan jalan kami untuk menuju pernikahan yang Engkau ridhoi, tapi kalau ternyata dia bukan jodohku… jadikan dia jodohku dong…”

Halaaaahhhh… teteeeeuuuupppp… :D

Temen-temen, mohon maaf lahir dan batin… semoga dengan hati yang bersih dan ikhlas, amal ibadah yang kita laksanakan di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan berkah ini dapat menjadikan kita sebagai hamba Allah SWT yang lebih beriman dan bertaqwa.

19 Responses to “Terulang Kembali…”

  1. Gravatar Tina

    Met puasa ya mas Tom.. Aku rasa seseorang yang kelak berhasil mendapatkan mas Tom dapat berkah.. bukan musibah, he..he..

    Lho, tumben ya aku yang pertama.. HORE..PERTAMA..

  2. Gravatar nana

    yang kedua, gak papa deh…. selamat berpuasa ya mas tom, kalo gitu sore ya, kuwat jalan gak ? :D mana nomor henponnya.

  3. Gravatar TRie

    hehehehe yg kuRasakan sTlh baca ceRiTa ini :
    1. TRenyuh, abis dalem, kejadian ini bisa menimpa pada siapa saja, dimana saja, kapanpun juga *hayyyaah*
    2. emang beneR kok klo dah “pasRah” pasTi dikasih jalan
    3. GoodLuck mas Tom !! Chayoooo ;)

    TeRakhiR, mohon maab lahiR baThin, segala lembaR khilaf dalam huRuf² yg TeRceTak maupun Tidak :D

  4. Gravatar Di

    whaaa…..:)
    ayo mas Tom semangat !! terenyuh juga baca cerita mas Tom
    dan ramadhan ini jgan sampai kita menjadi golongan orang2 yang merugi, perkuat ibadahnya, do’anya, tp jangan berdoa jodoh mulu ya mas Tom :D, jgan lupa yang laen-laen juga *berdoa sak pol e* :D

    Tetep semangat mas Tom, kejaar teruss sampe dapeeet :D
    Semangat ! Gambate ! Chayooo! apa lagi yah

    Mohon maap lahir batin *kok lagi :-/*

  5. Gravatar vi3

    tak doain deh semoga terlaksana.. tapi teteup awas aja kalo ngeduluin vi3 sih.. *asah2 pedang*

  6. Gravatar YNa

    deuuu yg mau ‘YES!” secepatnya :P
    insya Allah, pilihan mas tom kali ini jadi YES ya .. amin
    met puasa mas tom, maaf lahir batin.. umpame saleh2 kate, maafin aje :D

  7. Gravatar freely

    duu kok susah yaa mau komen… dah nulis panjaang ga ke upload :(
    aku ulangi lagi ya :D
    Aku doakan semoga kali ini Mas Tom lebih dipermudah…
    Terjawab semua doa-doanya, dan diberi hanya yang terbaik.
    Amiin

    Oh ya maabin semua kesalah freely yaa… Lahir dan batin lho
    * :) :) :) :) :) :) *

  8. Gravatar yonky

    selamat menunaikan ibadah puasa mas Tom.
    dan semoga rencananya berjalan dengan sukses. :)

  9. Gravatar Dan

    Semoga mas Tom cepat menikah biar bisa lebih kekar dikit. Lho!? :))
    Met menunaikan ibadah puasa ya Mas Tom.

  10. Gravatar rouf

    Wohohoho….yg edisi 2004 itu yg dulu sempet diajak ke lap basket itu yah???? Wah..wah…tp yg mana yah? Ganti2 jhe….hehehehe…Mas Boy…Mas Boy….:p

    Yg edisi 2005 oknumnya d Jogja??? Wudududu….ikut kelompok PJKA dong nanti….hehehehe…

    Ya wes…Semoga doanya dikabulkan…dikarenakan doa kita sama….:))

  11. Gravatar vi3

    vi3 mah tidak killer dan tidak sombong serta gemar menabung.. :D

  12. Gravatar Lily

    Semoga apa yang diinginkan dapat tercapai ya Mas..
    Met puasa..

  13. Gravatar retno

    semogaa jawbannya YES ya mas :)
    bukan hanya jawaban dr sholatmu, tp juga jawaban dari dia yg kamu incar :->

  14. Gravatar ricorea

    Gosipnya, Mariana Renata itu HANYA close friend dgn Nicolas Saputra. Jadi mas, berdoalah semoga Ibu Renata itu gak beneran jadian ame Nicolas. *canda mode on*

    Moga2 apa yg sedang didoakan dapet jawaban win-win solution gitchu. :) BTW, kok malu sih crita2 begini? :) Saya jadi pengen malu. :)

  15. Gravatar Lidya

    Ass.wr.wb
    Salam kenal
    Saya sangat terharu membaca artikel ini, mudah-2an apa yang dinginkan mas tercapai, karena kasus yang dialami mas hampir sama dengan yang ku alami.
    mudah-2an mas di berikan kemudahan, tapi mas doa nya yang terakhir boleh juga tuh buat rekomendasi he..2x.
    Wr.Wb
    Lidya.N

  16. Gravatar Modest Mind » Blog Archive » Jawabannya Adalah…

    [...] Siapa orangnya? Hehehehe… sebetulnya bukan orang baru, dia sudah pernah ta’ ceritain sebelumnya disini. [...]

  17. Gravatar Yaya

    Aduuuh kuterharu biruuu bacanya…hiks hiks hiks…

  18. Gravatar Savitri

    Hehehe…lucu….keren tulisannya…ga bosenin…tulis novel dunk…pasti laku…nanti klo dah terbit kasih aku novel + tandatangannya ya!
    aku jg kepingin jd penulis nih…sholat istikharah dulu ah…cocok ga ya jd penulis…:-)
    btw, jadi ga married???

  19. Gravatar kikan

    kuterharuuu bacanya…coz mirip dg yang kuadepin skrg
    welll. berhasil juga kg???
    doa yg trahir….nt kucoba dechhh

Add Your Comment